• Rab. Jan 19th, 2022

www.eksposenews.com

Diduga Petugas Pendamping PKH Tilep Dana KPM

Byadmin

Jan 4, 2022

Diduga Petugas Pendamping PKH Tilep Dana KPM

Bandarlampung, eksposenews.com – Penerima Manfaat (PM) atas nama Nia Rahmawati warga Kelurahan Jagabaya 3 Kecamatan Way Halim Kota Bandarlampung kecewa, pasalnya, selama 2 tahap dana PKH yang diharapkan tak juga cair.

Dikatakan, Nia merupakan salah satu penerima manfaat Program Keluarga Harapan (PKH) dan juga penerima Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). Namun, ia mengeluhkan bantuan yang diterimanya hanya bantuan sembako saja.

Dari situs resmi Kementrian Sosial Nia Rahmawati tercatat sebagai penerima BPNT dan PKH.

Namun, hal itu dibantah oleh pendamping PKH Kelurahan Jagabaya 3 Rahmat.

Diruangan Sekretaris Dinas Sosial Kota Bandar Lampung, Selasa (4-1-2022) Rahmat menjelaskan bahwa Nia tidak termasuk dalam penerima PKH, hal itupun dibenarkan oleh Sekretaris Dinsos. Santoso.

Ditempat yang sama, Santoso menanyakan kembali kepada Rahmat untuk melacak disistim melalui By Name By Adress nama Nia Rahmawati. Namun, jawaban Rahmat tetap sama.

“Dari data E-pkh sudah kami lacak, namun nama tersebut tidak muncul,” tegas Rahmat.

“Kami sudah berusaha mencari tahu terkait bantuan PKH atas nama Nia, tapi, ya memang tidak ada,” kata Santoso.

Sebelumnya, staf dinsos Rendy dan Rio mengatakan bahwa Nia Rahmawati memang termasuk di DTKS.

Tidak putus asa, rekan mediapun mengajak Nia untuk meminta rekening koran dari bank penyalur bantuan program pemerintah tersebut.

Sangat mengejutkan, ternyata dari transaksinya terlihat jelas bahwa uang bantuan tersebut sudah ada yang mencairkan.

Dari transaksi itu tercatat pada sudah ada penarikan dana sebanyak 3 kali yaitu,pada tanggal 27 Agustus 2020 sebesar 500.000, tanggal 18 Agustus 2021 750.000 dan pada tanggal 12 November 2021 750.000. Semua penarikan melalui BRIlink.

Nia menceritakan, selama ini Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) tidak pernah ia terima.

“Selama ini memang saya nggak pernah pegang KKS, kalau ada bantuan BPNT saya cuma ambil sembakonya di rumah pendamping dan KKS nya dia yang pegang,” kata Nia.

” Baru kemaren (red, Senin 3-Januari – 2022 kartu KKS diberikan oleh pendamping, itu juga setelah heboh soal PKH saya, ” terangnya.

Menurut petugas Bank, memang sudah banyak kejadian seperti ini.

Pihak Bank menyarankan agar kartu KKS tidak diserahkan kepada siapapun tetmasuk pendamping, agar tidak disalahgunakan. mus