Jakarta-Vox Point Indonesia kembali menggelar Diskusi Terbatas bertajuk ” Caleg Kristiani Dan Komitmen Kebangsaan.Diskusi dilaksanakan di Lantai 1, Gedung Sanggar Prathivi Building, Jl. Pasar Baru Selatan No. 23, Pasar Baru, Jakarta Pusat, Sabtu 16/2/19.
Hadir sebagai Narasumber para Caleg Internal Vox Point Indonesia diantaranya,Kamilus Elu, Caleg DPR RI Partai NasDem,Elvie Tampi, Caleg DPRD DKI Jakarta Partai Hanura,Agnes Marcellina, Caleg DPR RI Partai Gerindra,Inggard Joshua, Caleg DPRD DKI Partai Gerindra Widi Purwoko caleg Kota Banten dari partai Gerindra,dengan Moderator Thomas serta para penanggap Titus Sarijanto.
Agnes Marcelina,mengatakan “saya hanya satu -satunya caleg Nasrani di partai Gerindra dan kalau Tuhan sudah menentukan apapun itu akan saya lakukan.ujar caleg DPR RI Partai Gerindra
Kamillus elu, dari partai Nasdem mengatakan, saya bangga kalau orang yang mengerti apa yang ada di hati saya ketimbang saya memberi sesuatu kepada mereka tapi mereka tidak mengerti apa yang dihati saya, ujar mantan staf kepercayaan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mantan Gubernur DKI. Kamillus kini mencalonkan jadi caleg DPRD DKI di dapil Jakarta Barat.
Elvie Tampi, Caleg DPRD DKI Jakarta Partai Hanura,”Berikan lah pada kaisar apa yang akan engkau berikan pada kaisar berikanlah pada Allah apa yang akan engkau berikan pada Allah.
Widi Purwoko caleg Kristiani dapil Kota Tangerang, mengatakan, bahwa saat mencalonkan diri menjadi caleg Kota Tangerang, persyaratan yang dibutuhkan adalah dukungan KTP warga. Ia berterima kasih karena pada saat mengumpulkan Ktp, umat Muslim yang membantu mengumpulkan dukungan hingga 3000 KTP.
Titus Sarijanto selaku penanggap mengatakan, bahwa selaku caleg tentunya harus Komitmen. Komitmen itu adalah sikap dan perilaku yang ditandai oleh 3 hal. Satu rasa memiliki,kedua memberi perhatian ketiga ada usaha untuk mewujudkan. Jadi Komitmen kebangsaan ya harus memenuhi ke tiga komitmen yang dimaksud,ujarnya.
Ketua Umum Vox Point Indonesia Yohanes Handoyo Budhisedjati,SH mengatakan, Bahwa sebagai warga masyarakat tentunya berharap kepada caleg yang akan bertarung pada pilkada tahun 2019 agar mematuhi empat konsensus yang telah ditetapkan.
Berikut pernyataan Yohanes Handoyo dalam unggahan video streaming.
