Reporter : Untung Riduka
Mekakau Ilir,eksosenews.com – Selaku ketua Tim Penggerak PKK desa Pere’an Kecamatan Mekakau Ilir, ibu Ningsih bersama bidan desa dan kader kesehatan menyambangi rumah balita penderita Stunting.
Tercatat ada 6 balita penderita Stunting di desa Pere’an saat ini. Stunting adalah gagal tumbuh akibat kurangnya asupan gizi, dimana dalam jangka pendek dapat menyebabkan terganggunya perkembangan otak, metabolisme, dan pertumbuhan fisik pada anak. Untuk mengatasi hal ini, maka penderita perlu perhatian khusus.
Khusus 6 balita penderita Stunting di desa Pere’an sudah dilakukan penanganan. Pada 22-Agustus-2023lalu, Ketua PKK dan Bidan Desa telah memberikan makanan tambahan bergizi hewani yaitu ikan nila dan lele hasil dari budidaya ketahanan pangan desa. Dalam kesempatan itu, Ningsih yang juga istri dari kepala desa Pere’an yang memberikan langsung bantuan ikan tersebut kepada orang tua balita.
Bantuan ikan tersebut diharapkan dapat menekan angka Stunting di desa Pere’an.
Dalam kesempatan itu pula Asma Junita selaku bidan desa menyampaikan kepada masyarakat, betapa pentingnya asupan makanan bergizi untuk tumbuh kembangnya balita. Junita menghimbau, agar para orang tua selalu memperhatikan pertumbuhan anaknya. Jika terlihat pertumbuhan anak tidak normal, segera memberitahukan kepada bidan desa ataupun kepala desa setempat.
Ningsih merasa prihatin dengan kejadian penderita Stunting tersebut. Untuk balita penderita stunting akan diberikan perhatian khusus. Pemberian makanan bergizi hewani dan makanan tambahan lainnya sangat dibutuhkan oleh balita penderita. Agar kedepan desa Pere’an terbebas dari Stunting.
