Inspektorat Akan Panggil ASN Yang Diduga Palsukan Surat Cerai

Pringsewu,Lampung,eksposenews.com – Belum diketahui tujuan oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) inisial SA yang diduga telah memalsukan surat cerai.

Namun,dari informasi yang dihimpun eksposenews, surat cerai tersebut digunakan SA untuk melancarkan hubungan asmaranya dengan lelaki lain. Seolah olah, dengan surat itu, dia sudah tidak ada ikatan lagi dengan mantan suaminya.

Selaku ASN, tindakan SA ini sangatlah memalukan. Apalagi dia adalah seorang guru yang seharusnya menjadi contoh yang baik.

Terkait perceraian SA dibenarkan oleh Jawazi selaku kaum dan Ilyasa adalah kepala lingkungan sebagai saksi.

“Saya yang menandatangani surat cerai itu dan pak Ilyasa saksinya,” terang Jawazi saat dikonfirmasi dikedimannya, Senin (24-08-2020).

“Yang datang membawa surat itu SA sendiri kepada saya. Surat cerai tersebut sudah ditandatangani suaminya dan bermaterai. Setelah itu, ibu SA langsung membawa surat itu. Dan surat itu tidak ada cap dan setempel lurah,” tambah Jawazi.

Senada apa yang dikatakan Jawazi, menurut Ilyasa, SA lah yang bersikukuh untuk minta diceraikan.

” Saya ingat peristiwanya, waktu itu SA yang sudah tidak lagi serumah dengan suaminya, datang kepada saya menyodorkan surat cerai. SA datang dengan diantar seorang lelaki. Sedangkan suaminya tidak hadir,” kata Ilyasa.

Jika dilihat, banyak yang janggal pada surat itu yaitu, pekerjaan SA tercatat sebagai wiraswasta padahal dia adalah seorang Pegawai Negeri Sipil. Dan alamat dengan suaminya berbeda, SA beralamat di Kecamatan Sukoharjo sedangkan suaminya beralamat di Kecamatan Pringsewu Timur.

Dari kejanggalan itu, diduga kuat SA sengaja memalsukan surat untuk menutupi status ASNnya. Sehingga dia bebas menjalin asmara dengan lelaki lain.

Terkait peristiwa itu, Kepala Inspektorat Kabupaten Pringsewu. Andi, saat ditemui diruang kerjanya pada Selasa (25-08-2020),berjanji akan memamggil SA untuk diminta keterangan.

” Kita akan memanggil SA setelah ada informasi ini, selama ini belum ada yang melapor terkait perceraiannya,” kata Andi.