KOMPORT Bersama GPP Gelar Aksi Kemanusiaan bagi Korban Banjir Lebak-Banten di Serang

Serang, eksposenews.com-
Komunitas Pemain Organ Tunggal (KomPORT) bekerja sama dengan Gerakan Pembumian Pancasila (GPP) menggelar Acara Penggalangan Dana Kemanusiaan untuk masyarakat korban dampak banjir yang terjadi pada awal tahun 2020, di Wilayah Lebak, Banten.

Acara Penggalangan Dana digelar di Lokasi Wisata Kuliner Perhutani Serang, pada Kamis malam (7/1/2020).

Hadir dalam acara tersebut, diantaranya, Ketua KOMFORT, Dudi Adam Haryadi, MKM, Ketua Umum DPP Gerakan Pembumian Pancasila (GPP), Dr. Antonius Manurung, MSi, Ketua I DPP GPP, Bondan Wicaksono, SE., ME., Ketua DPD GPP Prov.Banten, Alexander Widjanarko, Psikolog, MM., C.IEA, Bendahara DPD GPP Prov.Banten, Ainul Mardiah, MKM., Kepala Bidang Kebudayaan Disdikbud Kota Serang Evi Shofiyah Usman, Andiko Nugraha Kusuma Rektor Universitas Faletehan, Serang, dan Wakil dari Perhutani Provinsi Banten.

Evi Shofiyah Usman dalam sambutannya menyatakan “Kami menyambut baik prakarsa dan apresiasi positif atas aksi yang dilakukan oleh KomPORT dan GPP dalam penggalangan dana kemanusia an lewat musik. Ujarnya.

Kami berharap agar kegiatan positif ini dapat diikuti oleh organisasi sosial dan kemasya rakatan lainnya dalam mengurangi beban sosial masyarakat yang mengalami musibah (bencana alam) harapnya.

Ketua KOMFORT dalam sambutannya menyampaikan terimakasih yang tulus kepada semua pihak yang mendukung terselenggaranya kegiatan aksi peduli ini.

Sementara Rektor Universitas Faletehan, Andiko Nugraha Kusuma mengungkapkan apresiasi yang tinggi atas inisiatif KomFORT dan GPP terhadap acara yang sangat bermakna bagi masyarakat korban banjir Lebak-Banten.

Ketua Umum DPP Gerakan Pembumian Pancasila, Anton Manurung dalam sambutannya mengungkapkan “Kami keluarga besar Gerakan Pembumian Pancasila menyatakan turut berduka cita yang mendalam kepada korban yang meninggal dunia akibat banjir yang melanda Wilayah Lebak-Banten khususnya, dan Jabodetabek umumnya pada awal tahun baru 2020 lalu, ujar Anton.

Kepada keluarga yang ditinggal pergi untuk selamanya oleh saudara atau orang yang dikasihinya, kami berharap agar dapat menerima hal ini sebagai ujian dan tabah menghadapi peristiwa. Dr. Anton mengajak semua yang hadir untuk mendoakan agar semua arwah yang meninggal dunia akibat bencana banjir diterima di sisi Tuhan Yang Maha Kuasa, Allah SWT.

Para pemain musik melakukan kolaborasi aksinya dengan memainkan organ tunggal dimana setiap orang membunyikan instrumen musik yang berbeda satu dengan lainnya sehingga terkesan unik dan menarik karena menghasilkan simfonii irama musik yang merdu dan padu.

Beberapa lagu yang dinyanyikan (termasuk lagu “untuk kita renungkan-karya Ebiet G.Ade” turut dilantunkan oleh Ketua Umum DPP GPP) dilelang khusus dan hasil yang terkumpul semuanya bersama dengan bantuan lainnya akan diserahkan kepada perwakilan masyarakat Lebak yang terkena dampak korban banjir.

Semoga Tuhan YME merahmati kita semua. Amin.🙏🙏🙏🇲🇨🇲🇨🇲🇨