
Laporan : Lemens Kodongan
Palu, eksposenews- Sesditjenpas Liberti Sitinjak didampingi Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Ham Sulteng Juliasman Purba meninjau kondisi lapas dan rutan di Palu. ( Jumat, 5 /10/18 ).
Pasca Gempa tsumani berskala 7,4 skala richter yang telah meluluh lantakkan pemukiman penduduk termasuk lembaga pemasyarakatan dan rumah tahanan negara di Palu Donggala dan Sigi.
Di lapas Palu hampir seluruh tembok pembatas blok hunian narapidana runtuh yang mengakibatkan seluruh warga binaannya keluar lapas/rutan untuk menyelamatkan diri.
Dalam kunjungannya ke Palu, Sesditjenpas Liberti Sitinjak didampingi Kepala Kantor Wilayah Kemenkum Ham Sulteng Juliasman Purba, meninjau kondisi terkini pasca gempa sepekan di UPT Pemasyarakatan Palu baik di Lapas Palu, Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Palu, LPKA Palu serta Rutan Palu dan Rutan Donggala.
Liberti Sitinjak meninjau kondisi bangunan, sarana prasarana, keberadaan narapidana dan petugasnya. ” kehadiran kami di Palu, untuk mengetahui sejauhmana kondisi UPT pemasyarakatan di Palu baik kondisi bangunan, narapidana dan petugasnya, “Tegas Liberti Sitinjak “.
Kami akan mendata dan menghitung seberapa besar kerusakannya sehingga proses rehabalitasi dan rekontruksi bangunan lapas/rutan agar bisa segera dilaksanakan . Apa saja yang diperlukan agar lapas dan dan rutan bisa operasional kembali menampung warga binaan.
Namun demikian menunggu pencabutan pernyataan resmi siaga satu dari pihak pemerintah daerah dan BMG . ” lanjut Liberti Sitinjak.
Berdasarkan data saat ini, setelah dilakukan penghitungan narapidana sebagai berikut :
1. Rutan Palau ;
Total warga binaan 465 org terdiri dari 32 org didalam, 433 diluar, yg sudah melapor 119 org, 314 org belum melaporkan diri.
2. Lapas Palu ;
tidak ada satu orangpun yang tinggal di lapas dari 549 org. Mayoritas masih diluar lapas .
Yang sudah lapor setiap hari rata2 : 130 org, sisanya 419 org belum melaporkan diri.
3. Lembaga pemasyarakatan perempuan Palu :
Total warga binaan 88 org. Didalam lapas 6 org, 43 org sdh melapor, 1 org bebas, 44 org blm melaporkan diri.
4. Lembaga pembinaan khusus Anak Palu ;
Total warga binaan 29 org, 1 org didalam, 14 org sudah melapor dan sisanya 13 orang belum melaporkan diri.
5. Cabang Rutan Parigi ;
Total warga binaan 186 org, 105 org didalam, 72 sudah melapor , 3 org di amankan polres parigi, 6 orang melarikan diri.
6. Rutan Donggala :
Total warga binaan 342, 260 org dikeluarkan ( 253 kembali ke keluarga, 7 org tinggal di Rumah dinas, 18 org sudah melaporkan diri, sisanya 235 belum melaporkan diri.
Jadi total keseluruhan warga binaan yg belum melaporkan diri sebanyak 1.031 orang.
” ada sanksi tegas bagi warga binaan yang melampui batas waktu satu minggu tidak melapor. Kami menghimbau agar segera kembali ke lapas dan rutan dimana mereka berada sebelumnya, ” tegas Liberti Sitinjak
