Anen Tidak Tau Ada Sengketa, Saya Cuma Ngontrak Saja Di sini

Jakarta,eksposenews.com- Anen Pemilik Toko buku Anen yang beralamat di Jalan Raya Pasar Minggu, Jakarta Selatan, tidak mengetahui jika ruko yang di sewanya ternyata masih dalam status sengketa.

Ruko tiga lantai yang di sewa Anen dengan harga 350 juta per tahun adalah dalam bentuk kontrak selama enam tahun kepada Lim Sugianto. ujar Anen kepada media ini, Jum’at, (14/6)

Anen menuturkan, bahwa ruko yang disewanya sudah dilunasi untuk jangka waktu enam tahun. Saya sudah menempati selama dua tahun jadi sisa empat tahun lagi. Ujarnya.

Memang awalnya saya baru bayar dua tahun di karenakan saya tidak memiliki uang. Bahkan untuk membayar sewa ruko ini saya harus meminjam uang kepada bank. Seraya menyatakan sedikit penyesalan jika harus meminjam kepada bank. Namun dikarenakan kondisi mendesak akhirnya mau tidak mau saya meminjam ke Bank.

Anen juga mengaku pernah di datangi oleh Tan Sing Liek beberapa waktu lalu yang memintanya untuk mengosongkan Ruko tersebut dikarenakan ruko tersebut milik Tan Sing Liek ujar Anen. Namun dikarenakan dirinya memiliki bukti surat kontrak dengan Lim Sugianto maka permintaan Tan Sing Liek tidak di gubrisnya.

Kepada media Anen menuturkan bahwa dirinya merasa rugi mengontrak di ruko tersebut, mengingat dirinya juga dibebani untuk membayar sebesar sepuluh juta rupiah untuk biaya PBB. Belum lagi dirinya juga disuruh membayar biaya pajak sewa menyewa ruko yang seharusnya menjadi beban pemilik.

Kepada Awak media ini, Anen mengatakan “Jika habis masa kontraknya saya tidak akan memperpanjang lagi sewa di tempat ini , saya ingin tenang dalam berusaha. Nanti lagi sibuk-sibuk nya kerja di repot kan lagi dengan urusan yang saya tidak tau ” tuturnya. Saya tidak mau dilibat kan dalam sengketa ruko antara Lim Sugiharto dan Tan Sing Liek.

Sementara itu, permasalahan sengketa ruko antara Tan Sing Liek dengan Abd Cholid akhirnya melibat kan Lim Sugianto yang juga berkedudukan sebagai pengembang di lokasi lahan yang sedang dalam perkara.

Hasil penyidikan Polda berdasar kan laporan pol pihak Tan Sing Liek terungkap bahwa Lim Sugianto melanjutkan rehab bangun 2 ruko dan kemudian tahun 2017 dikontra kan kepada Toko Buku Anen.

Tan Sing Liek menurut penuturan Kuasa Hukumnya Fahrul, SH pernah mengingatkan agar Anen selaku pengontrak di ruko tersebut agar tidak melakukan transaksi dengan Lim Sugianto mengingat ruko tersebut masih dalam status kerjasama antara dirinya dengan Abd Cholid.

Anen tidak menggubris pemberitahu an Tan Sing Liek mengingat Lim Sugianto dapat menunjukan bukti kepemilikan sertifikat bangunan tersebut.

Meskipun pada saat baru mengontrak clien saya sdh ketemu Anen bersama Cholid dan memberitahu bahwa Anen salah melakukan kontrak dengan Lim Sugianto. Saat itu Cholid pun mengakuinya. Tapi anehnya Anen tetap melanjutkan tidak menghiraukan sampai sekarang berjalan dua tahun, lanjut pengacara Fahrul, SH.

Fahrul merasa ada pihak yang membeckingi Lim Sugianto. Obyek sengketa yang masih dalam keadaan status quo dan sedang dalam proses penyelidikan Polda Tapi nyatanya Lim Sugianto berani melanjutkan pembanguan 2 ruko tersebut dan mengontrakannya kepada pihak Toko buku Anen.

” Saya sebagai pengacara Tan Sing Liek tidak akan mundur membela kebenaran dan keadilan dan pelanggar hukum seperti Lim Sugianto akan saya kejar sampai diujung dunia ” ujar Fahrul, seraya berharap pihak Polda dapat segera melimpahkan kasus tersebut ke pengadilan demi kepastian hukum.