Jakarta,eksposenews.com- Sejumlah elemen masyarakat yang menamakan diri Presidium Rakyat Nusantara (PRN) melakukan aksi damai didepan Mabes Polri Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, (12/6).
Aksi digelar dalam rangka mendukung Polri didalam menciptakan keamanan ditengah masyarakat pasca Pileg dan Pilpres 17 April 2019.
Sebagai bentuk dukungan, para pengunjuk rasa menggelar spanduk bertuliskan Save Polri.
Aksi berjalan damai dimulai 14.30 wib. dilanjutkan audiensi kepada pihak kepolisian.

Rilis yang media ini terima di lokasi Aksi disebutkan bahwa beberapa yang terjadi di tanah air akhir-akhir ini membuat situasi keamanan dan ketertiban dalam negeri mengalami turbelensi dan gesekan tajam mengarah kepada disharmoni bangsa.
Persatuan dan kesatuan antar masyarakat pun ikut terkoyak ibarat benang kusut yang sulit dirajut kembali. Puncaknya peristiwa kerusuhan 21-22 Mei pasca pemilihan umum serentak hingga hari ini belum menunjukan tanda-tanda akan ada itikad baik dari elit-elit politik untuk menciptakan suasana yang kondusif.
Hal ini tentu saja mengancam keselamatan negara yang dilakukan oleh oknum -oknum yang ingin menciptakan kekisruhan dan merongrong wibawah Negara. Munculnya aksi kerusuhan dan desakan sejumlah ormas yang menuntut Kapolri mundur menandakan demokrasi diartikulasikan secara kebablasan oleh sejumlah oknum dan ormas menyebabkan situasi mengalami kemelut serius.
Menanggapi ini, Presidium Rakyat Nusantara. sebuah aliansi yang terdiri dari berbagai latar belakang organisasi menggelar aksi damai dengan tagar #SaveKapolri di mabes polri untuk mendukung Kepala Kepolisian Republik Indonesia dengan segenap perangkat korps bhayangkara yang melekat untuk tidak ragu menindaktegas pelaku-pelaku kerusuhan yang ingin menciptakan ketakutan, intimidasi maupun teror psikologi.
Presidium Rakyat Nusantara, bermaksud siap mendukung Kapolri beserta korps bhayangkara agar bekerja sesuai motto promoter (profesional, modern dan terpercaya) untuk dapat menjamin keamanan dan ketenteraman masyarakat demi kemajuan bangsa. Presidium Rakyat Nusantara menaruh harapan yang besar kepada polri untuk segera membongkar aktor-aktor intelektual dibalik 22 Mei secara terang benderang agar tidak menjadi sejarah kelam negeri ini.
Selain itu, Presidium Rakyat Nusantara sebagai organisasi sipil society berharap polri bertindak tegas kepada kaum-kaum radikal yang dengan sengaja ingin menyeret Indonesia kedalam medan konflik.
Oleh karena itu, Presidium Rakyat Nusantara yang terdiri dari puluhan organ-organ bernuansa etnis daerah melaksanakan aksi simbolik di mabes polri dan menyerukan kepada silent majority dan anak bangsa yang cinta pada Pancasila untuk terus bersuara nyaring diruang-ruang terbuka maupun mimbar-mimbar serta bergerak secara masif diberbagai platform agar tetap berikrar setia pada UU 45, Pancasila, Bhineka Tunggal dan NKRI. Sebab dengan empat pilar ini Indonesia akan terus tegak berdiri dan berjaya di masa depan.
Aksi dipimpin oleh Marlin Bato selaku Koordinator PRN dan Maret Samuel Selaku Sekretaris berakhir pukul 15.30.wib
