Hut Ke 34 Yayasan Nakula Sadewa, Akan Gelar Indonesia Twins Festival 2018.

JAKARTA,eksposenews. Memasuki usia ke 34 tahun Yayasan Nakula Sadewa, yang dipimpin oleh Ketua Umumnya, Dr. Seto Mulyadi (Kak Seto), pada tanggal 4 Maret, akan menggelar Indonesia Festival 2018.

Festival rencananya akan membuat lagi rekor Muri, dengan membuat parade anak kembar terpanjang didunia. Bentuk parade adalah dengan membuat bentangan tangan anak kembar yang akan mengelilingi monas.

Sementara itu perayaan Twins festival 2018, akan dipusatkan di Balai Basuki Rahmat (Basura) Jakarta Timur.

Pra Indonesia Twins festival 2018, Kak Seto, dengan didampingi puluhan pasang Anak kembar mengundang sejumlah awak media disalah satu rumah makan, yang ada di Salemba. Kak Seto menyampai kan beberapa rencana kegiatan sehubungan dengan peringatan Hut Ke 34 Yayasan yang dipimpinnya.

Kepada awak media Kak Seto menyampaikan, bahwa anak kembar 2, 3,4 , yang sudah didata sejak berdirinya yayasan hingga akhir tahun 2017, terdata sebanyak 8000 pasang anak kembar.

Kedepan Kak Seto juga akan melakukan kerjasama dengan beberapa instansi terkait dalam membuat program yang berorientasi kepada anak- anak kembar. bahkan sebelumnya Yayasan juga sudah menjalin komunikasi dengan beberapa lembaga luar negeri yang menangani anak- kembar. diantara beberapa negara, ada yang sudah lama secara intens membangun komunikasi dan pertukaran informasi. Adapun negara yang sudah menjalin hubungan dengan Yayasan Nakula Sadewa diantaranya, Malaysia, Taiwan, Brunei.

Di era Milenial saat ini banyak anak-anak usia sekolah yang mengalami disharmoni dengan orang tuanya. Bahkan anak- anak cenderung mengalihkan aktivitasnya kepada gadget yang dimilikinya.

Sementara itu kontrol orang tua juga kepada anak sangat kurang, ini harus dibangun. banyak orang tua yang tidak mengerti bagaimana menangani anak- anak. seharusnya selaku orang tua bisa membangun komunikasi yang baik dengan anak-anaknya. ini diperlukan sehingga kita sebagai orang tua memahami kondisi anak kita, serta bisa menasehati anak kita untuk tidak berperilaku negatif dengan mengakses informasi yang kurang baik dari Internet dan media lainnya. tuturnya.